Selasa 12 Oct 2021 07:37 WIB

Jejak Relasi Mesir dan Indonesia: Sejarah yang Hilang?

Jejak Mesir di Indonesia yang hilang dari buku sejarah resmi

1.300 tahun lalu dinar-dirham dipakai untuk transaksi di Desa Jago-Jago Sumut.
Foto: Republika.co.id
1.300 tahun lalu dinar-dirham dipakai untuk transaksi di Desa Jago-Jago Sumut.

REPUBLIKA.CO.ID -- Oleh: Ridwan Saidi, Politisi Senior, Sejarawan, Dan Budayawan Betawi.

Bangsa Egypt (Mesir) masuk Barus sejak XIII SM mencari rempah-rempah untuk membalsem jenasah. Sejak ini orang Egypt makin sering ke Andunisi.

Ketika IV SM Egypt dikuasai Alexender de Great terjadi migrasi bangsa Egypt antara lain mereka pergi ke Andunisi (Indonesia dalam dialek Mukimin Makkah pada abad 19 M),

Pharao artinya periodical. Separuh-separuh, ini logat Indonesia yang salah. Mestinya iogat Betawi: separo- separo. Paro dari Pharao. Pharao artinya system suksesi di Egypt pada suatu masa  tak bisa jadi Pharao sampai mati. Beda dengan Babylon, raja dianggap separo dewa.

 

System recruitmen Pharao tak hrs blood. Ada Dewan yg memilih. System ini diresap di Minangkabau dan Sunda.

Mateyari itu kata Egypt untuk matahari. Salak adalah perak. Gunung Salak, misalnya, ada masanya terlihat keperakan. Warna buah salak ada peraknya. Salak dalam Egypt untuk warna. Tapi perak sebagai mining kita  sebut bokor.

Si Ano > ngarai Si Ano (k) artinya gadis. Si Ano atau Anu feminin. 

Lo itu Egypt artinya ta'jub. Lolo gadis yg mena'jubkan atau bikin mabuk. Loloh, dengan H, artinya dikasi minuman keras terus-terusan bikin seseorang mabuk.

Dalam linguistic pengaruh Egypt azasi.

Fonem tak mesti bermakna, yang bermakna lagu pengucapannya. Ini ciri linguistic Egypt yang menyerap a.l bhs Betawi dan Minang. 

Linguistic kuatkan bukti keberadaan Egypt di Andunisi sejak XIII SM. Jejaknya ada pada lagu Minangkabau, Ayam den lapeh: Ai ai ayam den lapeh.

Tau gurun Sinai? Bacanya Sin-ai 

O Tuhan. 

Do rapi amat ni, mo kemane si(h).

Do fonem yg jadi akar kata yang jadi  morphism. Dokoh jadi kata Doyan  (Be)do'os. Be awalan, os: negri, do: artinya, dalam konteks bedo'os, seperti memiliki.

Ni cium tangan gue, wangi pan? 'We'.

kata 'We' pada pulau We di utara Aceh artinya mena'jubkan.

Umumnya fonem seperti itu itu Egyptian.

Jejak Egypt di Andunisi tidak hanya linguistic, tapi jiga sarcopagus, yakni peti jenasah terbuat dari batu. Terdapat di Si Gale-Gale, Mentawai, Serang, Gianyar Bali, Kalimantan.

Uninya, keberadaan Egypt tak pernah disinggung satu huruf pun dalam kitab resmi sejarah  Indonesis. 

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement