Senin 09 Aug 2021 00:50 WIB

Tim Evakuasi Selamatkan Wisatawan Pesisir Pantai Anyer

Wisatawan diimbau tidak berenang di Pantai Anyer sebab gelombang relatif tinggi

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih
Korban tenggelam (ilustrasi).
Foto: Antara
Korban tenggelam (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, CILEGON - Tim evakuasi gabungan menyelamatkan wisatawan pesisir pantai Marbella Anyer yang mengalami kecelakaan laut akibat gelombang tinggi. Keterangan ini disampaikan Humas Basarnas Banten Sito Warsito.

"Wisatawan yang mengalami kecelakaan laut bernama Youngky Nuralamsyah (44) warga Kabupaten Tangerang," katanya di Cilegon, Ahad (9/8).

Baca Juga

Peristiwa kecelakaan laut itu terjadi pada pukul 10.30 WIB ketika korban berenang di sekitar pesisir Pantai Marbella Anyer. Namun, tidak lama kemudian korban diterjang gelombang tinggi hingga terseret ke tengah laut.

BPBD Kabupaten Serang melaporkan peristiwa kecelakaan laut itu ke Basarnas Banten. Untuk penyelamatan korban kecelakaan laut, pihaknya membentuk tim evakuasi gabungan terdiri atas Basarnas Banten, BPBD Kabupaten Serang, Polsek Anyer, Koramil Anyer, Polairud Banten, Balawista, Lifeguard, dan nelayan setempat.

"Kami bersama tim gabungan cepat bergerak melakukan evakuasi korban dan bisa diselamatkan dengan kondisi patah tulang punggung," kata Sito.

Sukarelawan Lifeguard BPBD Kabupaten Serang Nana mengingatkan agar wisatawan tidak berenang di sekitar Pantai Anyer sebab gelombang relatif tinggi. "Kami mengimbau agar wisatawan tidak berenang guna mencegah kecelakaan laut," jelasnya.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement