Kamis 22 Apr 2021 16:24 WIB

Ide-Idealisme-Ideologi

Dari ide, ke idealaisme, menjadi ideologi,

Habibat komodo yang terancam pembangunan.
Foto: flores.co
Habibat komodo yang terancam pembangunan.

IHRAM.CO.ID,  Oleh: Jaya Suprana, Budayawan, Penggagas Rekor MURI, Pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan                                  

Kata dasar idealisme adalah idea yang dalam bahasa Indonesia makna paling dekatnya adalah gagasan.

Pada hakikatnya setiap insan manusia memiliki gagasan diri  masing-masing secara subyektif maka beda satu dengan lain-lainnya.

Di samping gagasan individual ada pula gagasan komunal yang terbentuk dari berbagai gagasan individual yang saling memiliki kesamaan melebur menjadi gagasan komunal 

IDEALISME

Gagasan komunal juga dapat dibentuk secara paksa oleh penguasa sesuai kehendak serta selera penguasa

Seperti gagasan komunal yang meyakini bahwa rakyat miskin adalah sampah masyarakat penyebab banjir, maka hukumnya wajib untuk digusur.

Demikian pula anggapan bahwa masyarakat adat yang menghuni kawasan potensial untuk industri dan bisnis demi mencari profit merupakan penghambat pembangunan, maka juga idealnya digusur.

Idealisme individual memang  rawan berbenturan dengan idealisme komunal yang tidak akan solutif apabila tidak ada kompromi.

Namun ada pula idealisme yang tidak layak dikompromikan seperti idealisme tidak melakukan korupsi  atau tidak membunuh sesama manusia.

Meski bisa juga melanggar idealisme tidak membunuh sesama manusia apabila melakukan bela diri atau bela orang lain yang akan dibunuh oleh sesama manusia.

Idealisme bicara kebenaran juga bisa menjadi kurang ideal apabila kita bicara kebenaran tentang  sesama manusia.

Hal ini misalnya, tentang keyakinan tentang tubuh saya yang overweight dengan sebutan  gentong buncit atau babi bengkak yang sebaiknya tidak perlu diungkap. Mengapa? Ini karena bentuk tubuh saya memang mirip gentong buncit dan babi bengkak tersebut.

IDEOLOGI

Idealisme di ranah politik  berkembang menjadi idealisme komunal yang  kemudian disebut sebagai ideologi.

Pada dasarnya  ideologi ideal berfungsi sebagai pedoman politik bersifat positif konstruktif.

Ini seperti pedoman kearifan untuk melakukan pembangunan infra struktur dengan memenuhi agenda pembangunan berkelanjutan yang telah dsepakati para negara anggota PBB termasuk Indonesia.

Dan ini juga  sebagai pedoman idealisme prmbangunan planet bumi abad XX  tanpa merusak alam dan menyengsarakan rakyat miskin dan masyarakat adat. 

Jadi, ideologi pada hakikatnya bebas-nilai namun memang bisa bernilai negatif apabila digunakan sebagai pedoman  perilaku negatif bahkan destruktif.

Cotoh tersebut terjadi pada ideologi rasisme Hitler, ideologi penindasan Stalin, ideologi revolusi kebudayaan Mao yang telah terbukti menewaskan jutaan manusia.

Atau ideologi pembangunan kapitalis-pragmatis nirkelanjutan seperti yang telah terbukti merusak alam dan menyengsaraan rakyat miskin dan masyarakat adat atas nama pembangunan   

 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement