Ahad 08 Nov 2020 21:04 WIB

Setiap Hari Selalu Ada Pasien Covid-19 Meninggal di Riau

Pasien yang meninggal itu, kebanyakan memiliki penyakit penyerta yakni diabetes.

Petugas medis mengambil spesimen seorang perempuan warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Dumai di Dumai, Riau, Rabu (30/9).  (ilustrasi)
Foto: Aswaddy Hamid/ANTARA
Petugas medis mengambil spesimen seorang perempuan warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Dumai di Dumai, Riau, Rabu (30/9). (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Dinas Kesehatan Riau mencatat hampir setiap hari terdapat pasien positif Covid-19 meninggal dunia. Pasien yang meninggal itu,kebanyakan memiliki penyakit penyerta yakni diabetes.

"Penyakit penyerta yang paling banyak diderita pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia adalah diabetes," kata Kepala Dinkes Riau, Mimi Yuliani Nazir melalui pernyataannya, Ahad(8/11).

Baca Juga

Untuk itu, masyarakat diminta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan. Seperti per hari Sabtu (7/11) lalu, di Riau terdapat penambahan 5 pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia.

Sehari sebelumnya bahkan terdapat tujuh pasien yang meninggal dunia sehingga total pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia di Riau sudah 360 orang atau 2,3 persen dari jumlah positif. Mimi juga menjelaskan, rata-rata pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia di Riau adalah yang sudah lanjut usia dan memiliki riwayat penyakit penyerta.

Meksipun persentase angka kematian di Riau cukup rendah dan angka kesembuhan tinggi yakni di atas 80 persen, masyarakat harus tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan. Covid-19, kata Mimi, masih menjadi ancaman di Riau.

"Protokol kesehatan harus tetap dijalankan, utamanya menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir," imbaunya.

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement