Jumat 03 Apr 2020 09:56 WIB

RS Budi Rahayu Jadi Pusat Rapid Test di Magelang

RS Budi Rahayu jadi pusat rapid test agar tidak dicampur dengan RS lain

Sejumlah warga mengikuti tes cepat (rapid test) COVID-19
Foto: ANTARA/FB Anggoro
Sejumlah warga mengikuti tes cepat (rapid test) COVID-19

REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG  - Dinas Kesehatan Kota Magelang menyiapkan Rumah Sakit (RS) Budi Rahayu sebagai pusat tes cepat atau rapid test untuk mendeteksi infeksi virus corona penyebab Covid-19.

"Khawatir kalau dicampur di rumah sakit rujukan akan membuat takut masyarakat. Kita coba siapkan RS Budi Rahayu untuk tempat rapid test (tes cepat) masyarakat nanti," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Magelang dr Sri Harso, Jumat (3/4).

Pemerintah Kota Magelang mendapat kiriman 135 alat tes cepat dari pemerintah pusat untuk mendukung penemuan kasus infeksi virus corona. Sri Harso mengatakan alat tersebut telah didistribusikan ke RSUD Tidar sebanyak 50 unit, RST dr Soedjono sebanyak 30 unit, dan puskemas-puskesmas sebanyak 55 unit.

Dia mengatakan tes cepat diprioritaskan bagi orang-orang yang paling rentan terpapar virus seperti dokter, perawat, dan tenaga laboratorium.

“Hasilnya secara umum seperti apa nanti kita infokan lebih lanjut. Kalau per orang hasilnya kita rahasiakan,” katanya.

Saat ini, Dinas Kesehatan Kota Magelang sedang memesan 500 sampai 1.000 alat tes cepat untuk memeriksa warga dengan kriteria tertentu. Warga dengan kriteria tertentu mencakup warga yang tinggal di sekitar tempat tinggal pasien dalam pengawasan (PDP), pejabat yang sering bertemu dengan masyarakat, dan warga yang sering mengurus jenazah.

"Puskesmas yang akan mendata siapa saja yang berhak dites, yang kami anggap orang yang memiliki mobilitas tinggi dan memiliki risiko kontak dengan ODP (Orang Dalam Pemantauan) atau PDP,” kata Sri Harso.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement