Ahad 17 Feb 2019 22:16 WIB

Berangsur Normal, Lokasi Ledakan Nobar Debat Capres

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Hasanul Rizqa
Petugas kepolisian berjaga seusai terdengar ledakan di kawasan parkir timur Senayan, Jakarta, Ahad (17/2/2019).
Foto: Antara/Rivan Awal Lingga
Petugas kepolisian berjaga seusai terdengar ledakan di kawasan parkir timur Senayan, Jakarta, Ahad (17/2/2019).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kondisi berangsur-angsur mulai normal kembali di tempat kejadian perkara (TKP) ledakan di lokasi nonton bareng (nobar), Lapangan Parkir Timur Senayan, Jakarta, Ahad (17/2) malam. Aparat kepolisian setempat sudah membuka akses jalur melintasi TKP ledakan tersebut di depan Stadion Gelora Bung Karno, tepatnya dekat dengan Stadion Akuatik.

Karopenmas Divhumas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan, tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ledakan tersebut. Dia memaparkan, tim gegana Polda Metro Jaya sudah melakukan olah TKP, sehingga keadaan sudah kondusif di lokasi tersebut.

Baca Juga

"TKP di taman Parkir Timur dan jauh dari lokasi nobar dan area parkir. Tidak ada korban jiwa," kata Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Jakarta, Ahad (17/2).

Pantauan Republika.co.id di lokasi, aparat kepolisian telah membuka akses jalan yang melintasi TKP ledakan tersebut. Polisi telah membuka akses dua arah dari dan menuju lokasi TKP.

Kendaraan yang hendak melintasi akses tersebut juga sudah boleh melintas. Aktivitas orang-orang di sekitar lokasi juga berangsur normal.

Seperti diketahui, sebuah ledakan terdengar hingga ke Lapangan Parkir Timur Senayan, Jakarta, yakni lokasi nonton bareng (nobar) yang disediakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) bagi kedua tim pemenangan masing-masing calon presiden.

 

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan, ledakan sementara ini disimpulkan berasal dari petasan. Meski demikian, kepolisian masih memburu pelaku pelempar petasan tersebut. Gatot mengatakan, CCTV sudah dicek oleh aparat dan sudah masuk tahap penyelidikan untuk memastikan selanjutnya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement