REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan pada tahun 2015 nanti, Pemprov DKI Jakarta akan melengkapi setiap bus yang beroperasi dengan kamera Closed Circuit Television (CCTV).
Ahok mengungkapkan, Pemprov akan membeli sebanyak 500 unit CCTV yang akan dipagsang di bus ibu kota. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan dan mengawasi keamanan di dalam bus.
"Makanya bus-bus semua harus kita remajakan. Bus mesti diperbaharui," katanya di Mal Mega Kemayoran, Jakarta Pusat, Ahad (14/12).
Selain itu, Pemprov DKI juga akan bekerja sama dengan TNI dan Polri untuk menjaga keamanan dalam bus, melalui cctv tersebut. Sehingga bila ada suatu kejadian, langsung bisa dilaporkan dan diselidiki lebih cepat.
Sebelumnya kejahatan bermodus perampasan di jalan raya mengusik rasa aman bagi warga ibu kota dan sekitarnya. Andrea Salma (39 Tahun),warga Jalan Poncol II Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan menjadi korban penjambretan di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan atau tepatnya di depan Gedung Mustika Ratu, pada 5 Desember lalu.
Setelah sepekan mendapatkan perawatan di rumah sakit akhirnya Andrea menghembuskan nafas terakhirnya pada Rabu (10/12) malam.
Seorang korban lagi, Faza Candikya Dhanadi (16), iswa SMA yang jadi korban penusukan perampok saat berada di dalam Metromini 52 jurusan Kampung Melayu-Cakung pada Rabu lalu (10/12).
Saat ini kondisinya masih terbaring kritis di Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo, Jakarta Pusat.