REPUBLIKA.CO.ID, Pekalongan - Menteri Pertanian Arman Sulaiman melakukan pengecekan irigasi pertanian di wilayah Kedungwuni, Pekalongan, Jawa Tengah.
Arman tiba di Pekalongan pada Rabu (19/11) pukul 21.00 WIB. Keesokan harinya, pada pukul 07.00 WIB, Arman langsung melakukan sidak ke tempat irigasi tersier di desa Kedungwuni dan desa Kalipancur Pekalongan.
Ia mengecek irigasi yang mati suri selama dua tahun. Akibat tidak beroperasinya irigasi tersebut, ratusan petani di wilayah Kedungwuni tidak bisa bercocok tanam.
Disebutkan penyebab tak berfungsinya irigasi karena hancurnya bendungan yang terletak di wilayah tersebut.
"Bendungannya hancur, kami jadi tidak bisa bertani," ujar Pudun (45) salah satu petani kepada ROL.
Dalam sidaknya tersebut hadir juga Bupati Pekalongan, Amat Antoni. Arman meminta kepada Bupati serta Dinas Pekerjaan Umum wilayah Pekalongan untuk segera menyelesaikan pembangunan bendungan.
"Saya ingin bendungan tersebut selesai dengan cepat agar sawah bisa diairi dan petani dapat bercocok tanam lagi," tegas Arman.
Menteri pertanian dalam kabinet kerja Presiden Jokowi itu juga sempat mengunjungi bendungan yang tengah diperbaiki.