REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA — Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDI-P) Jawa Timur (Jatim) menyatakan enggan mendukung lagi Tri Rismaharini dalam Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Surabaya tahun 2015 mendatang.Hal tersebut secara gamblang dikemukakan Ketua DPD PDI-P Jatim Bambang DH.
Mantan Walikota Surabaya dua priode tersebut bahkan keras menuding, kinerja Risma tak lebih dari sekadar pencitraan.
"Bukan pencitraan atau mengejar popularitas saja, hasil kerjanya bahkan tidak nyata," ujar Bambang, Selasa (3/9)
Bambang mengaku merasa gregetan dengan sepak terjang Risma yang banyak mengklaim keberhasilan pembangunan di Surabaya. Padahal, menurut Bambang, banyak proyek berhasil di Surabaya tidak lepas dari prakarsanya semasa menjabat Walikota dulu.
Bambang mencontohkan, Risma terlalu arogan mengklaim keberhasilan pembangunan taman-taman di Surabaya.
"Taman itu sudah dirintis sejak 2003, saat Risma belum menjadi apa-apa. Saat saya menjabat 2003, saya bongkar belasan SPBU yang berdiri di jalur hijau, saya jadikan taman," ujar dia.
Dengan menimbang berbagai alasan, Bambang menyampaikan, PDI-P Jatim tidak akan mencukung lagi Risma pada Pilwalkot Surabaya mendatang. Menurut Bambang, anggota Fraksi PDI-P di DPRD Surabaya pun sudah enggan mendukung lagi Risama.
“Hanya mereka, /enggak/ mau /ngomong/,” kata dia.