Senin 12 Nov 2012 16:53 WIB

Main Jaran, Tradisi Pacuan Kuda Tradisional di NTB

.

Red: Mohamad Amin Madani

Seorang joki cilik siap turun ke arena pacu kuda di kawasan Penyaring, Moyo Utara, Sumbawa, NTB, Ahad (11/11). (Antara/Ismar Patrizki)

Sejumlah joki cilik memacu kuda mereka saat gelaran Pacuan Kuda Tradisional (Main Jaran) di kawasan Penyaring, Moyo Utara, Sumbawa, NTB, Ahad (11/11). (Antara/Ismar Patrizki)

Sejumlah joki cilik memacu kuda mereka saat gelaran Pacuan Kuda Tradisional (Main Jaran) di kawasan Penyaring, Moyo Utara, Sumbawa, NTB, Ahad (11/11). (Antara/Ismar Patrizki)

Sejumlah joki cilik memacu kuda mereka saat gelaran Pacuan Kuda Tradisional (Main Jaran) di kawasan Penyaring, Moyo Utara, Sumbawa, NTB, Ahad (11/11). (Antara/Ismar Patrizki)

Seorang joki cilik memacu kuda mereka saat gelaran Pacuan Kuda Tradisional (Main Jaran) di kawasan Penyaring, Moyo Utara, Sumbawa, NTB, Ahad (11/11). (Antara/Ismar Patrizki)

inline

REPUBLIKA.CO.ID,SUMBAWA -- Sejumlah joki cilik memacu kuda mereka dalam acara Pacuan Kuda Tradisional (Main Jaran) di arena pacu kuda di kawasan Penyaring, Moyo Utara, Sumbawa, NTB, Ahad (11/11).

Olahraga tradisional yang melibatkan para joki cilik berusia 10 - 13 tahun itu merupakan salah satu tradisi yang masih bertahan di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement