Ahad 19 Mar 2023 10:01 WIB

Bandara SSK II Pekanbaru Tetap Jadi Bandara Internasional

Tidak ada keputusan penghapusan rute penerbangan internasional.

Rep: Febrian Fachri/ Red: Muhammad Hafil
Seorang petugas berada di area Bandara Sultan Syarif Kasim II yang terlihat sepi di Pekanbaru, Riau, Kamis (7/5/2020). Dengan memenuhi persyaratan protokol kesehatan, Kementerian Perhubungan menyatakan seluruh moda transportasi seperti pesawat, kereta, kapal laut dan bus sudah bisa beroperasi kembali
Foto: ANTARA/Rony Muharrman
Seorang petugas berada di area Bandara Sultan Syarif Kasim II yang terlihat sepi di Pekanbaru, Riau, Kamis (7/5/2020). Dengan memenuhi persyaratan protokol kesehatan, Kementerian Perhubungan menyatakan seluruh moda transportasi seperti pesawat, kereta, kapal laut dan bus sudah bisa beroperasi kembali

REPUBLIKA.CO.ID,PEKANBARU--Bandara Internasional SSK II Pekanbaru tidak termasuk dalam daftar bandara di Indonesia, yang dilakukan penghapusan rute penerbangan internasional.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau, Roni Rakhmat, mengatakan Pemprov Riau sudah dapat kejelasan mengenai status rute penerbangan internasional di Bandara SSK II Pekanbaru, yang selama ini memang jadi isu khususnya di sektor swasta dan pariwisata di Riau.

Baca Juga

"Dari Kementerian Perhubungan telah menyatakan bahwa Bandara SSK II Pekanbaru tidak masuk dalam bagian untuk dievaluasi," kata Roni belum lama ini.

Ia menyebut hingga saat ini tidak ada keputusan penghapusan rute penerbangan internasional di Bandara SSK II Pekanbaru dari pihak Kementerian Perhubungan.

Selain itu, dari Kementerian Perhubungan juga telah menyatakan bahwa fasilitas pendukung yang tersedia di Bandara SSK II Pekanbaru sudah masuk dalam kategori layak untuk sebuah bandara internasional.

Sampai saat ini, untuk rute penerbangan internasional di Bandara SSK II Pekanbaru, masih beroperasi seperti biasa, termasuk memberangkatkan penumpang ke beberapa negara tujuan, seperti Malaysia dan Singapura.

"Mudah-mudahan lah memang sesuai dengan pernyataan mereka. Namun demikian, nanti tetap, Pak Gubernur akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak Kementerian Perhubungan untuk memastikan informasi ini. Insya Allah, aman," ucap Roni.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement