Jumat 23 Dec 2022 23:54 WIB

Pengguna Jalan Tol Semarang - Solo Naik 10 Persen

Kenaikan volume kendaraan telah terjadi sejak awal pekan ini.

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Ilham Tirta
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat mengecek kesiapan posko Nataru di Rest Area jalan tol Semarang- Solo KM 429 A, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jumat (23/12/2022) petang.
Foto: dok. istimewa
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat mengecek kesiapan posko Nataru di Rest Area jalan tol Semarang- Solo KM 429 A, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jumat (23/12/2022) petang.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Situasi arus lalu lintas di ruas Tol Semarang - Solo terpantau meningkat jelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023. Hal ini terpantau dari kepadatan kendaraan yang sudah meningkat dibandingkan hari biasa.

"Tadi saya lihat pukul 19.00 WIB, arus lalu lintas lebih padat dari hari biasa dan petugas sudah stand by di sejumlah titik," kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Jumat (23/12/2022), malam.

Baca Juga

Malam ini, Ganjar menyusuri ruas Tol Semarang- Solo sekaligus mengecek kesiapan infrastruktur jalan bebas hambatan untuk menghadapi Natal dan Tahun baru. Dari pengecekan ini, dia menyaksikan antrean kendaraan roda empat sudah terlihat di setiap gerbang tol (GT).

"Hampir semua gardu transaksi yang buka di ruas tol ini sudah terlihat antrean hingga mencapai lebih dari 20 kendaraan," kata Ganjar. 

Saat berada di lokasi, Ganjar langsung mendatangi petugas untuk berkoordinasi terkait situasi arus lalu lintas di dalam ruas tol ini. Dari penuturan petugas, peningkatan pengguna jalan tol sudah mencapai sekitar 10 persen jika dibandingkan hari biasa.

Diprediksi lonjakan volume kendaraan di dalam ruas Tol Semarang - Solo masih akan berlangsung hingga dua hari ke depan. "Laporan dari petugas jalan tol tadi, sudah berlangsung satu pekan terakhir, karena kemarin anak-anak sekolah kan sudah mulai liburan ya," kata dia.

Selain menyusuri ruas tol, Ganjar juga memantau aktivitas di rest area KM 429 A dan pos pelayanan Natal dan Tahun Baru serta pos pelayanan kesehatan. Semua petugas sudah siaga penuh untuk mengamankan dan mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas di ruas jalan tol ini.

Skenario dari kepolisian, kata Ganjar, juga udah disiapkan. Sudah dihitung beberapa titik yang berpotensi macet, seperti gerbang tol, rest area dan exit tol. Pos pelayanan kesehatan juga telah diminta menyediakan vaksin yang bisa diakses gratis oleh masyarakat yang akan melakukan perjalanan antar daerah.

Pos kesehatan juga diminta mengingatkan protokol kesehatan dan menawarkan layanan vaksinasi kepada masyarakat yang memanfaatkan fasilitas di rest area. Ganjar ingin kesuksesan mudik lebaran tahun lalu bisa menjadi contoh untuk Natal dan Tahun Baru kali ini. "Karena mudik kemarin relatif sukses dan luar biasa, maka tinggal direplikasi saja," kata dia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement