Kamis 10 Nov 2022 00:29 WIB

Ketum PAN: 30 Persen Perempuan Sudah Otomatis

PUAN PAN selenggarakan rakernas.

Red: Joko Sadewo
Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan (batik coklat) dan Menteri BUMN Erick Thohir, saat menghadiri Rakernas Perempuan Amanat Nasional (PUAN), Rabu (9/11/2022)
Foto: istimewa/doc humas
Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan (batik coklat) dan Menteri BUMN Erick Thohir, saat menghadiri Rakernas Perempuan Amanat Nasional (PUAN), Rabu (9/11/2022)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, mengatakan sebagai partai yang lahir di era reformasi, partainya menganut kesetaraan gender. Struktur kepengurusan partai untuk perempuan 30 persen sudah otomatis.

Zulkifli mengatakan, berdasarkan Undang Undang Parpol di Indonesia, sebuah Partai Politik harus berisii minimal 30 persen perempuan. “Sesuai aturan UU dalam Parpol dibidang apapun minimal 30 persen tapi kami di PAN, tidak 30 persen, sekarang PAN sebagai partai yang dilahirkan di era reformasi, kesetaraan gender jadi gak ada bedalah kita sama saja mau dia caleg, mau pengurus partai mau eksekutif sama aja jadi 30 persen itu otomatis” kata pria yang biasa disapa Zulhas, di acara Rakernas  Perempuan Amanat Nasional (PUAN), Rabu (9/11/2022).

PUAN yang merupakan lembaga otonom PAN ini Rakernas PUAN di DPP PAN. Kegiatan ini dibuka Zulhas, dan dihadiri sejumlah petinggi PAN. Di antaranya, Sekjen PAN, Eddy  Soeparmo, Ketum PUAN Intan Fauzi dan Waketum PUAN Putri Zulkifli Hasan. Hadir juga Meneg BUMN Erick Tohir.

Sementara Ketua Umum PUAN Intan Fauzi mengatakan program Priorotas PUAN sendiri adalah memenangkan PAN dalam Pemilu mendatang. “Bagaimana cara memenangkannya adalah tentu target untuk mencapai 64 kursi insya Allah perempuannya tidak kurang dari 30 persen”kata Intan.

PUAN, lanjut dia, saat ini memiliki dua orang kepala daerah wanita. Mereka juga memiliki  beberapa pejabat penting lainnya yang juga dari Kader PUAN. “Kemudian kami jugamemiliki 2 pimpinan dewan perempuan DPRD kota kabupaten,” ujarnya.

Menurutnya, Ketua Umum PAN telah memberikan ruang untuk para wanita yang ingin bergabung dengan PAN, maupun PUAN. Sehingga banyak perempuan bergabung, baik di PUAN maupun di Kader PAN. “Tentunnya pada 2024 akan mencalonkn diri di seluruh tingkat kabupaten/kota, provinsi dan pusat, “ papar Intan.

Hingga kini, kata dia, PUAN mendukung Ketum PAN untuk maju dan menangkan Pilres 2024. “Jadi kami saat ini melihat yang terbaik adalah Ketum kami kalau berbicara siapa capresnya,” kata Intan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement