Selasa 19 Jul 2022 20:10 WIB

Harga Cabai dan Bawang di Cianjur Masih Tinggi

Harga cabai di Cianjur, Jawa Barat, masih tembus Rp 100 ribu per kilogram.

Harga cabai di Cianjur, Jawa Barat, masih tembus Rp 100 ribu per kilogram.
Foto: ANTARA/Aditya Pradana Putra
Harga cabai di Cianjur, Jawa Barat, masih tembus Rp 100 ribu per kilogram.

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Harga cabai dan bawang di pasar tradisional di Cianjur, Jawa Barat, hingga saat ini masih tinggi. Hal ini akibat masih minimnya stok di tingkat petani dan distributor, harga cabai masih di atas Rp100 ribu per kilogram dan bawang merah di atas Rp70 ribu per kilogram.

Kepala UPTD Pasar Induk Pasirhayam Cianjur, Doni Wibowo di Cianjur Selasa (19/7/2022), mengatakan, hingga saat ini stok cabai dan bawang masih mencukupi untuk kebutuhan warga hingga dua pekan ke depan, sedangkan harga akan kembali turun setelah panen petani bulan depan.

Baca Juga

"Sejak beberapa pekan terakhir pasokan masih minim karena hasil panen petani yang tidak maksimal. Kita berharap bulan depan pasokan tinggi dan harga kembali normal," katanya.

Tidak hanya cabai dan bawang merah, tutur Doni, harga daging ayam dan sapi masih tinggi. Pihaknya mencatat daging sapi masih dijual Rp 140 ribu per kilogram dan daging ayam dijual Rp 40 ribu per kilogram.

 

"Untuk daging sapi dan ayam masih tinggi, untuk kedua komoditi tersebut dapat dikendalikan dengan menggelar operasi pasar atau pasar murah kalau kembali naik. Namun untuk sayur mayur, kita hanya bisa berharap panen petani maksimal dan pasokan kembali normal," katanya.

Pedagang daging ayam di Pasar Induk Pasirhayam Cianjur, Andri, mengatakan, masih tingginya harga daging karena harga di tingkat agen dan distributor masih tinggi akibat mahalnya pakan ternak dan pengurangan produksi dari peternakan. "Kalau penjualan masih normal meski harga masih tinggi. Kami juga berharap kenaikan tidak terus terjadi karena akan berdampak terhadap penjualan yang berkurang. Harga beli dari agen masih tinggi karena pengurangan produksi dan mahalnya pakan ternak," katanya.

sumber : Antara
Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement