Senin 09 May 2022 09:27 WIB

Selama Libur Lebaran, Pengunjung Kebun Raya Bogor Tembus 97 Ribu Orang

Jumlah pengunjung Kebun Raya Bogor meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Christiyaningsih
Sejumlah wisatawan bersantai di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat. Jumlah pengunjung Kebun Raya Bogor meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Ilustrasi.
Foto: ANTARA/Arif Firmansyah
Sejumlah wisatawan bersantai di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat. Jumlah pengunjung Kebun Raya Bogor meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR— Selama libur Lebaran 2022, pengelola Kebun Raya Bogor (KRB) mencatat, 97 ribu wisatawan memadati tempat wisata yang berada di pusat Kota Bogor. Puluhan ribu pengunjung tersebut terhitung sejak Senin (2/5/2022) hingga Ahad (8/5/2022).

General Manager Corporate Communication & Security PT Mitra Natura Raya (MNR) KRB Zaenal Arifin mengatakan, jumlah kunjungan meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya. “Tentunya sangat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya atau dua tahun sebelumnya. Jumlah pengunjung (selama) sepekan ini mencapai lebih dari 97 ribu (orang),” kata Zae, Ahad (8/5/2022).

Baca Juga

Menurutnya, peningkatan jumlah kunjungan tak lepas dari kebijakan pembatasan yang dikeluarkan pemerintah pada Lebaran tahun ini yang lebih longgar dari sebelumnya. Namun, Kebun Raya Bogor tetap menerapkan protokol kesehatan yakni pengunjung yang datang ke Kebun Raya untuk berlibur sudah bisa dengan syarat pengunjung sudah vaksin.

 

“Tahun lalu, Lebaran regulasi pemerintah kota Bogor di level 3 sehingga banyak pembatasan dan imbauan bagi warga untuk tidak keluar rumah,” ucapnya.

Zae menambahkan, rata-rata jumlah kunjungan pada tahun lalu hanya sekitar 4 ribuan per hari. Sedangkan untuk tahun ini, rata-rata mencapai 15 ribu per hari. “Tertinggi pada Kamis (5/5/2022) tembus di angka 20 ribu orang,” pungkasnya.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...

Apakah internet dan teknologi digital membantu Kamu dalam menjalankan bisnis UMKM?

  • Ya, Sangat Membantu.
  • Ya, Cukup Membantu
  • Tidak
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement